oleh: Sigit Winarso for My sweet strawberry
Aku memang tak berani bicara
Lidah ini kaku ketika melihatnya
Jantung berdetak bak dikejar halilintar
Tak tahu apa dan mengapa
Ingin ku menjerit
Menggelegar seluruh alam semesta
Betapa besar rasa ini
Hingga ia tak tertampung lagi
Mungkin lewat baris- baris dalam puisi
Dia kan mengerti rasaku
Betapa inginnya kukatakan cinta ini
Meski kutahu engkau dalam luka
Tapi nyatanya aku tak bisa
Tak bisa sekejam itu
Mungkin lebih baik terpendam
Menanti dan terus menanti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar