Selasa, 19 Februari 2013
Jumat, 15 Februari 2013
Proposal Dan Surat Kuasa
Proposal adalah rencana kegiatan tertulis yang dituangkan
dalam bentuk rancangan kerja secara terperinci.Berdasarkan tujuan serta pihak
yang menerimanya, proposal dibedakan menjadi berikut ini: 
- Proposal untuk mendapatkan izin prinsip kegiatan
- Proposal untuk mendapatkan dukungan partisipasi dari perserta
- Proposal untuk mendapat dukungan dana
Pada umumnya, proposal tidak berdiri sendiri. Biasanya
ada surat pengantar yang menyertainya dan ada sejumlah lampiran di belakangnya.
Lampiran ituwujudnya macam-macam tergantung dengan tujuan pengiriman proposal.
SURAT KUASA
Secara umum, surat adalah media komunikasi secara
tertulis.
Berdasarkan bentukya surat dibedakan menjadi dua yaitu
surat resmi dan tidak resmi.
MACAM – MACAM SURAT
- surat pribadi
- surat niaga
- surat dinas
- surat kuasa
- surat izin
- surat akta
- surat perjanjian
Surat kuasa adalah surat yang berisikan pengalihan
wewenang kepada seseorang atau instansi tertentu untuk mengurus suatu urusan
atau menghadiri suatu kegiatan.
Hal – hal yang harus termuat dalam surat kuasa adalah
sebagai berkut:
- identitas pemberi dan penerima kuasa
- isi kuasa ( jenis atau batas kewenangan)
- Tanggal pembuatan dan batas waktu berlakunya
- ditandatangani oleh kedua belah pihak dan bilan perlu disahkan oleh notaris
- diberi materai dan di tulis diatas segel
If you want to be a happy people. You must
look at yourself. What will you see with your eyes, what will you do with your
head, what will you think with your mind and where are you going with your
leg.Used all of things that you have to do the right things and never say that
you can't do something great, surprise and amazing because all of we have
ability and capability in different ways. Just live your life with smile,
spirit an optimize, You will feel happy if you can give the best to your life.
- Apapun yang dapat dikerjakan, lakukanlah dengan baik sampai tiba waktu tidurmu.Biarlah hari esok menjaga dirinya sendiri.
- Kebahagiaan bukan tentang umur tapi tentang tingkah lakumu
- Hilangkan kebiasaan cemas dan takut untuk melakukan hal yang baik bagimu.
- Apa yang kau rasakan ada di tanganmu
- Hidup tidak selalu serius, kita jusru harus meluangkan waktu untuk bercanda
- Bukan peristiwa yang menentukan kebahagiaanmu tapi bagaimana kau berpikir apa yang terjadi denganmu.
- Tidak pernah ada alasan untuk menyalahkan orang lain karena semua hal yang terjadi pada kita disebabkan karena kita sendiri.
- Penerbangan yang baik sebenarnya dinilai ketika dapat mendarat dengan selamat
- Kau tidak akan menemukan kebahagiaan di luar masalah, kau menemukannya justru di dalam masalah itu.
- Jadikan semua masalah yang kau hadapi adalah sebuah motivasi yang membuatmu lebih kuat menghadapi segala tantangan
- Jika kita egois dan emosi dalam melakukan sesuatu, hasilnya tidak akan baik
- Yang dapat menentukan sikap dan perilakumu adalah kau sendiri. Kau adalah manusia, bukan sebatang pohon yang mengikuti angin
- Kita akan menjadi seperti yang kita pikirkan
- Kau Menjadi apa yang terus kau pikirkan
- Kita menyusun rencana bukan untuk yang kita inginkan tetapi untuk menjadi apa kita.
- Untuk meraih tujuan hidup katakan” saya akan melakukannya apapun yang terjadi”
- Dimanapun kau berada. mulailah dengan hal kecil dan membuat kebiasaan baik
- Orang yang sukses adalah orang yang paling banyak berusaha untuk meraih apa yang dia impikan
- Semua masalah yang kau hadapi sesungguhnya menyadarkan kesalahanmu
- Jika kau selalu bersyukur, kau akan lebih kuat dan percaya diri
- Ada sesuatu hal baik yang sulit dilakukan
- Kabahagiaan didasarkan rencanamu
- Ketika kita memaafkan orang lain. Bukan mereka yang memperoleh manfaatnya tetapi hanya kita sendiri
- Misi dalam hidup bukan untuk merubah dunia tetapi merubah dirimu menjadi pribadi yang lebih baik
- Sukses bukan masalah fakta tetapi masalah sikap dan perilaku
- Biarkan dirimu memperoleh kesempatan kedua , kau akan berhasil
- Orang meresponmu seperti kau merespon mereka
- Ketika merka tahu kau melakukan hal baik, mereka pasti mendukungmu
- Orang miskin belanja dulu baru menyimpan,orang kaya menyimpan dulu baru belanja
- Apa yang kau inginkan hari ini? Lakukan sesuatu untuk membuatnya tergapai
- Trik pertama bahagia adalah memanfaatkan apa yang kita miliki
- Jangan katakan saya mencoba, tetapi katakan saya akan melakukannya
- Hidup adalah pilihan bukan sesuatu yang buruk untuk di jalani jika kita mengerti tujuan kita diciptakan
Puisi Karya Sigit imut
ALAM
NEGERIKU
Oleh: Sigit Winarso
Kala aku membuka mata
Kusadari betapa indahnya negeri ini
Kala aku membentangkan tangan
Kurasakan aroma kesejukan
Tapi kala kucoba membuka hati
Kusadari kerusakan yang menyelimuti
negeri ini
Satu persatu pohonku tumbang
Berhektar –hektar tanaku yang usang
Gersang, kering dan kerontang
Alam negeriku bingung
Kemanakah diri hendak bernaung
Sedang tangis terus meraung
Alam negeriku mulai mati
Diterjang tajamnya globalisasi
Oh…kawan betapa teganya kau
Kau korbankan alamku untuk harta
Sedang hartamu yang tak abadi
Menjadi penghancur pengendali diri
Menyisakan luka bagi pertiwi
Oh…kawan sadarkah engkau
Sudikah kau tuk memikirkan masa depan
Alam yang kasih ini takkan selamanya
kasih
Alam yang kaya ini takkan selamanya
kaya
Dia tidak ingin marah
Melainkan kita sendiri yang
memintanya
Dia perlu kita
Untuk menjaga mutiaranya
Kamis, 14 Februari 2013
Rumah pengasingan Bung karno
Sekedar berbagi pengalaman aja. Ini fhoto saya waktu berkunjung di rumah pengasingan bungkarno.
Melanjutkan pengasingannya dari Ende, Flores, kemudian Bung Karno menempati rumah ini dari tahun 1938 hingga 1942. Di Bengkulu, Sang Proklamator bertemu dengan Fatmawati, gadis asli Bengkulu yang kemudian menjadi istrinya sekaligus sang penjahit Bendera Sang Saka Merah Putih saat Proklamasi 17 Agustus 1945.
Lokasi Rumah Pengasingan Bung Karno terletak di Jalan Jeruk yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Lokasinya di pusat kota akan memudahkan Anda menemukannya.
Di rumah ini tersimpan benda-benda peninggalan Bung Karno yang memiliki nilai sejarah sekaligus menemani Bapak Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama di pengasingan. Pembagian ruangan dan penataan koleksi benda bersejarah di rumah ini rapi dan teratur.
Rumah pengasingan ini ukuran aslinya adalah 162 m² dengan bangunan 9 x 18 m. Bentuk bangunannya empat persegi panjang tidak berkaki dan dindingnya polos. Memiliki halaman yang cukup luas dengan atap berbentuk limas. Pintu utamanya berdaun ganda berbentuk persegi panjang dengan jendela persegi panjang berhias kisi-kisi. Belum diketahui kapan rumah ini pertama kali didirikan namun diperkirakan dibangun awal abad ke-20.
Awalnya rumah tersebut merupakan milik pengusaha Tionghoa bernama Tan Eng Cian yang bekerja saat itu sebagai penyumplai sembako untuk Pemerintah Hindia Belanda. Anda masih dapat melihat ciri rumah Cina dari bangunannya pada lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf Cina. Rumah ini kemudian disewa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu.
Saat ini bangunan lamanya masih dipertahankan seperti awalnya hanya saja pada 2006 Pemprov Bengkulu menambahkan bangunan bernama Persada Bungkarno yang berfungsi sebagai museum, perpustakaan, ruang pertemuan, dan gedung pertunjukan. Untuk masuk ke rumah Bung Karno ini, Anda dikenakan biaya Rp2.500,-
Melanjutkan pengasingannya dari Ende, Flores, kemudian Bung Karno menempati rumah ini dari tahun 1938 hingga 1942. Di Bengkulu, Sang Proklamator bertemu dengan Fatmawati, gadis asli Bengkulu yang kemudian menjadi istrinya sekaligus sang penjahit Bendera Sang Saka Merah Putih saat Proklamasi 17 Agustus 1945.
Lokasi Rumah Pengasingan Bung Karno terletak di Jalan Jeruk yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Lokasinya di pusat kota akan memudahkan Anda menemukannya.
Di rumah ini tersimpan benda-benda peninggalan Bung Karno yang memiliki nilai sejarah sekaligus menemani Bapak Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama di pengasingan. Pembagian ruangan dan penataan koleksi benda bersejarah di rumah ini rapi dan teratur.
Rumah pengasingan ini ukuran aslinya adalah 162 m² dengan bangunan 9 x 18 m. Bentuk bangunannya empat persegi panjang tidak berkaki dan dindingnya polos. Memiliki halaman yang cukup luas dengan atap berbentuk limas. Pintu utamanya berdaun ganda berbentuk persegi panjang dengan jendela persegi panjang berhias kisi-kisi. Belum diketahui kapan rumah ini pertama kali didirikan namun diperkirakan dibangun awal abad ke-20.
Awalnya rumah tersebut merupakan milik pengusaha Tionghoa bernama Tan Eng Cian yang bekerja saat itu sebagai penyumplai sembako untuk Pemerintah Hindia Belanda. Anda masih dapat melihat ciri rumah Cina dari bangunannya pada lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf Cina. Rumah ini kemudian disewa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu.
Saat ini bangunan lamanya masih dipertahankan seperti awalnya hanya saja pada 2006 Pemprov Bengkulu menambahkan bangunan bernama Persada Bungkarno yang berfungsi sebagai museum, perpustakaan, ruang pertemuan, dan gedung pertunjukan. Untuk masuk ke rumah Bung Karno ini, Anda dikenakan biaya Rp2.500,-
Senin, 11 Februari 2013
Naskah Drama
Naskah
dialog dram
|
Tema
|
:
|
Pertengkaran
|
||
|
Pemeran
drama
|
:
|
4 orang
|
||
|
Penokohan
|
:
|
Sigit
sebagai
|
||
|
Dwi sebagai
|
||||
|
Anifah
sebagai
|
||||
|
Masayu
sebagai
|
||||
|
Risky
sebagai
Witri
sebagai
|
||||
Angga
adalah sahabat Tini semenjak kecil. Mereka telah menghabiskan banyak waktu
bersama-sama, baik dikala suka ataupun duka.
Rini
adalah seorang cewek yang sangat membenci perkelahian. Dia terkenal sebagai seorang
cewek yang manis dan pendiam.
Rita adalah
seorang cewek yang suka berkelahi dengan teman- temannya. Dia sering sekali
mencari masalah. Walaupun begitu, ia merupakan seorang anak yang pintar.
Luki
merupakan teman Yana. Mereka berteman semenjak di SMP. Luki adalah sosok remaja
yang angkuh dan sering menghina orang lain.
Tini
merupakan sosok remaja yang ramah, care terhadap sahabat dan orang-orang
disekitarnya. Tini merupakan sosok sahabat yang bisa memberikan energi possitif
kepada teman-temannya dengan kedewasaan yang dia miliki.
Yana
adalah tipikal cewek yang mudah dipengaruhi. Yana cendrung kebawa sikap
temannya, jika temannya tersebut berkepribadian baik maka dia akan ikut menjadi
baik, begitu juga sebaliknya.
Sore
hati itu Angga sedang ngobrol dengan Tini dan Rini disuatu tempat. Mereka membicarakan
tentang banyak hal, pendidikan, masa depan, dan lain sebagainya.
Angga:
Tin, Rin, bentar lagi
kita lulus SMA abis itu lanjutin studi diperguruan tinggi. Waktu berlalu serasa
sangat cepat, aku takut nantinya semuanya tidak akan berjalan dengan mudah.
Tini:
Kamu
kenapa jadi kepikiran negatif gitu sih Ngga?! Yakin aja dengan semuanya, tetap
semangat, banyak berdo'a, jalani semuanya dengan sebagaimana mestinya, aku
yakin semuanya akan bisa kamu lewati.
Rini:
Itu bener Ngga,
aku yakin kalau kita semua akan mampu menghadapinya dengan baik. Yang penting
kita saling mendukung dan mendoakan satu sama lain.
Angga:
Nggak
tau kenapa Rin,
aku merasa resah aja dengan masa depanku. Ngerasa takut kelak akan menemui
masalah.
Rini:
Seharusnya kamu
tidak boleh berpikiran seperti itu. Kita harus optimis bahwa kita bisa menghadapinya.
Bener kan Tin?
Tini:
Ya , perjalanan kita emang masih sangat
panjang, dan selama proses tersebut kita memang akan dihadapkan dengan banyak
tantangan, tapi jika kita bisa menjaga diri, terus memotivasi diri dan terus
berusaha berada pada landasan yang benar, aku yakin kita akan meraih apa yang
kita impikan.
Angga:
Kalian berdua memang benar Tin, makasih. Kalian emang sahabat
aku yang selalu bisa buatku ngerasa tentrem. Semoga saja semuanya bisa kita
jalani dengan baik.
Rini:
Amin..
Jika kita berusaha dengan sekuat tenaga pasti akan ada hasilnya.
Tini:
Amin…eh siapa tuh
yang dating kesini?
Angga:
Paling –paling
juga Luki dan rombongannya. Mereka kan selalu ingin mengganggu kita.
Tidak
lama kemudian datanglah Luki ,Rita
dan Yana. Luki dengan lagaknya yang memang kurang bisa bersikap baik dengan
orang lain, sementara Yana kebawa sikap si Luki.
Luki, Rita dan Yana terlihat menghampiri Angga dan Tini, kemudian
Luki terlihat menanyakan sesuatu kepada Tini dan Yana.
Luki:
Eh..
Ngapain kalian bertiga duduk disini kaya tiga pengemis lagi kelaparan aja?
Angga:
Maaf,
maksud kamu apa? Kasar sekali ngomongnya?
Luki:
Apanya
yang kasar? Gue nanya sama kalian, pada ngapain kok bertiga ditempat ini kaya anak miskin
yang lagi kelaparan, jelas kan?
Rita:
Mereka itu nggak
cuman kaya pengemis tetapi mereka itu memang pengemis. Lihat aja gaya mereka!
Yana:
Masih
nggak jelas juga? Jelasin deh Rit!
Rita:
Ya maksudnya
kalian itu ngganggu pemandangan deh pokoknya. Lagian malu dilihat orang – orang
dari jalan. Kalian sadar nggak sih kalau kalian itu mempermalukan sekolah kita.
Angga:
Pertama
ku mau
ngasih tau kalian, jaga mulut kalian, dan yang kedua kami bukan pengemis.
Luki:
Ye
elee.. Kamu nantangin aku?
Yana:
Wah..
Kayaknya emang ngajak berantem tu Luk!
Rita:
Kalian nantangin
kami, nggak sadar apa kalian sedang ngomong sama siapa?
Rini:
Emangnya kalian
siapa?
Rita:
Nggak perlu aku
jelasin juga kamu sudah tahu, yang jelas kalian itu harus nurut sama kami.
Angga:
Memang belagu ya
kalian semua? Inget! Kami bukan pesuruh kalian jadi nggak usah ngatur –ngatur
kami.
Luki:
Lo
ngajak berantem? Berani lo sama gue? Nggak takut gue bikin bonyok muka lo?
Tini
coba menenangkan Angga yang terlihat sudah dipenuhi kemarahan.
Tini:
Udah,
udah nggak usah dilayani ngga.
Rini:
Iya, mendingan
kita pergi aja dari sini!
Merasa
tidak bersalah dan dibentak-bentak oleh Luki, Angga pun tidak bisa berdiam
diri.
Luki:
Udah deh kalau
miskin – miskin aja, nggak usah nolak dikatain pengemis!
Angga:
Kurang
ajar banget kamu..!!
Rita:
Udah tunggu apa
lagi Luk, kayaknya nih anak miskin harus diberi pelajaran
Angga
dan Luki pun akhirnya bertengkar…
Tini
dan Rini menjadi kebingungan saat melihat
sahabatnya tersebut berantem dengan Luki, Tini mencoba mendamaikan mereka.
Tini:
Udah
udah,, ngapain sih Ngga dilayanin. Udah ayuk pergi!
Yana:
He..
Diam kamu, biarin aja mereka laki sama laki. Ngapain lo ikut campur?
Rita:
Iya bukan urusan
cewek cengeng kayak kamu. Terutama tuh si Rini, bisanya Cuma nangis doang
Tini:
Kamu
ini, sinting.. tau temennya kurang ajar gitu bukannya dinasihatin malah
didukung.
Rini:
Udah deh Tin, Yuk kita ajak pergi Angga dari
sini ngapain sih ngurusi mereka
Yana:
Terserah
apa kata lo!
Tini:
Udah
Ngga! Yuk kita pulang aja
Melihat
Tini yang kian kebingungan akhirnya Angga pun menuruti kemauan Tini untuk
pergi, dan membiarkan Si Luki yang sudah tersungkur karena beberapa kali
ditonjok oleh Angga.
Angga:
He..
dengar kamu ya! Mestinya kamu bersikap baik sama orang, jangan suka cari
masalah kalau nggak ingin bermasalah. Aku disini nggak mengganggu kamu, tapi
kamunya malah cari masalah kayak tempat ini miliki kamu aja. Lain kali kita
ketemu lagi dengan sikap kamu yang kayak tadi, ku pecahin muka kamu.
Angga
dan Tini pun akhirnya pergi meninggalkan tempat itu. Luki masih tersungkur
dengan luka lebam dimukanya usai bertengkar dengan Angga.
Langganan:
Postingan (Atom)
